Senin, 14 November 2016


Hari Pertama
Kami melakukan survei ketempat di Kelurahan Sangkrah di Rw 13. Pada survei tersebut kami melihat kondisi setempat dan kami bertanya kepada warga letak rumah ketua Rw setempat. Sesampainya di rumah ketua Rw kami berbincang-bincang mengenai kondisi setempat. Setelah mendengarkan kondisi tersebut kami berpamitan kepada ketua Rw tersebut guna menyusun acara yang sekiranya dapat membantu warga setempat.
Berikut kondisi ketika kami melakukan survei:

Hari Kedua
Kami mengunjungi kembali ke rumah beliau pada tanggal 4 November 2016. Disana kami membicarakan acara yang akan kami selenggarakan di daerah tersebut diantaranya: kerja bakti, sosialisasi kepada anak-anak mengenai hidup sehat, dan sosialisasi mengenai pemilahan sampah. Disana bapak ketua Rw 13 menyarankan kami untuk diadakannya rapat ke setiap ketua Rt masing-masing. Setelah menerima saran dari beliau kami segera membuat surat undangan tersebut yang diselenggarakan pada tanggal 7 November 2016.

Hari Ketiga 
Pada tanggal 7 November 2016, tempatnya pada pukul 19.00 WIB kami mengadakan rapat dengan ketua Rt masing-masing. Disana kami mengenalkan diri sambil mengenal ketua Rt masing-masing sambil kami menyampaikan visi dan misi kami untuk membantu masyarakat di Rw 13. Setelah menyampaikan visi dan misi, kami mendapatkan berbagai masukan dari beberapa ketua Rt. Dari tanggapan salah satu ketua Rt menyatakan " Sebaiknya saudara-saudari dari UNS memfokuskan pada acara kegiatan Kerja Bakti dan sosialisasi mengenai pemilahan sampah dikarenakan saudara-saudari ini kan berasal dari jurusan D3 Teknik Kimia yang seharusnya lebih paham terkait misi anda yang ke-3". setelah melalui perdebatan yang panjang, akhirnya kami semua menemukan kata sepakat terkait diadakannya acara kerja bakti dan sosialisasi mengenai pemilahan sampah.
Berikut merupakan bukti gambar yang kami dokumentasikan:



Kita melakukan koordinasi dengan ketua Rw 13 Kelurahan Sangkrah dalam melakukan kegiatan sosial di daerah tersebut.
Dalam kegiatan sosial tersebut terdiri dari dua kegiatan yang utama yaitu:
1. Kerja Bakti
    Kerja Bakti yang kami lakukan berkaitan tentang pengamalan sila Pancasila sila ke-3 yang             berbunyi "Persatuan Indonesia" yang berkaitan dengan sikap persatuan dan kesatuan. Dan sila ke-5 yang berbunyi "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia" yang berkaitan erat dengan sikap adil terhadap sesama manusia dan sikap gotong royong. Lokasi Rw 13 ini memang merupakan tempat tinggal para pengepul barang bekas (rongsokan) yang lingkungan kumuh dikarenakan lingkungan tersebut tidak dibersihkan. Maka dari itu kami mengadakan sosialisasi tentang kerja bakti kepada semua ketua RT dan ketua Rw 13 setempat yang diadakan pada tanggal 07 November 2016 yang bertempat di kediaman ketua Rw 13. Kerja Bakti dilakukan pukul 7.30 yang dimulai dari tanggul sebelah barat sampai kediaman bapak ketua RW 13. Dengan diawali doa kami memulai kerja bakti dan berakhir pada pukul 11.
      Dengan diadakannya kerja bakti ini manfaat yang dapat diperoleh. Beberapa manfaatnya yaitu tanggul yang terdapat gapura dan taman menjadi lebih bersih dan tertata rapi, tubuh menjadi sehat, dan mempererat rasa persatuan. Dengan kerja bakti kita mampu persatuan, kesatuan serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan Negara sebagai kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi dan golongan. Dan kita juga harus mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. Dengan terwujudnya hal tersebut bangsa kita akan menjadi bangsa yang kuat dan tidak akan mampu dirusak oleh negara lain. Semua dapat dilakukan jika para masyarakat dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan.
Berikut merupakan bukti gambar yang kami dokumentasikan:






2. Sosialisasi Mengenai Pemilahan Sampah.
      Masalah kebersihan desa perlu mendapatkan perhatian lebih dari berbagai pihak. Hal tersebut dikarenakan di desa Sangkrah Rw13 masih banyak sampah-sampah yang berserakan di pinggir jalan terutama di tempat-tempat yang banyak dikunjungi warga. Selain itu, selama ini banyak warga yang membuang sampah dengan mencampur semua jenis sampah rumah tangga mereka tanpa adanya proses pemilahan terlebih dahulu sesuai jenis sampah, yaitu sampah organik dan non organik.
     
Pelaksanaan program sosialisasi ini diharapkan mampu mengedukasi warga desa mengenai jenis sampah organik dan non organik. Sehingga nantinya warga desa dapat membedakan sampah organik dan non organik serta dapat memanfaatkan sampah tersebut apabila warga mengelolanya dengan tahapan yang baik dan benar. Manfaat yang dapat diperoleh jika warga benar-benar menerapkan sistem pengelolaan sampah adalah terjaganya kebersihan lingkungan dan tentunya warga akan mendapatkan uang tambahan dari hasil penjualan sampah non organik yang telah dipilah dengan benar.
Untitled